Waspada Miningitis Pada Tubuh Anda

Radang selaput otak atau dalam istilah kedokteran lebih familiar disebut dengan meningitis. Ialah salah satu penyakit berbahaya yang dapat menyerang tubuh manusia, dan menyebabkan penderitanya mengalami lumpuh, tuli, hingga kematian. Penyakit ini menyerang selaput pelindung otak dan sumsum tulang bagian belakang. Membran atau selaput otak (meninges)  memiliki fungsi penting melindungi sekaligus menjaga sumsum otak dan tulang belakang dari serangan bakteri. Pada umumnya, penyakit ini disebarkan melalui virus yang terdapat pada lingkungan sekitar. Namun, dalam beberapa kasus menganggap bahwa penyakit ini juga kerap terjadi akibat infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau sejenis jamur yang bersarang pada selaput otak.

Berikut terdapat beberapa tanda yang dapat diketahui ketika anda atau orang terdekat anda mengidap meningitis. Tanda yang sering dirasakan penderita meningitis diantaranya, sakit kepala, demam tinggi, beberapa penderita juga merasakan kaku pada bagian anggota tubuhnya salah satunya leher. Gejala – gejala tersebut biasanya berlangsung singkat dan hilang dalam seminggu.

Penyakit ini menyerang seseorang tanpa mengenal umur, tua ataupun muda, semua bisa saja terserang  penyakit ini. Oleh sebab itu, kita diharuskan benar – benar mengetahui berbagai gejala apa saja yang terjadi ketika penyakit ini mulai menyerang tubuh. Dalam artikel ini, akan dipaparkan beberapa gejala yang muncul ketika tubuh mengidap meningitis. Diantaranya :

  1. Demam dan Flu

Demam dan flu bisa saja terjadi kepada setiap orang. Namun, jangan pernah sekali – kali anda menyepelekan demam dan flu. Beberapa riset penelitian mengungkapkan, demam dan flu bisa menjadi tanda awal dari gejala meningitis. Jika anda mengalami demam dan flu disertai sakit kepala dan mual – mual tak kunjung reda setelah minum obat dari resep dokter. Segeralah periksa kesehatan anda lebih lanjut ke rumah sakit atau dokter klinik terdekat.

  1. Kaku Pada Leher

Gejala meningitis juga dapat diketahui dengan kakunya leher pada tubuh, perlu diketahui, leher yang kaku berbeda dengan leher pegal – pegal yang anda rasakan saat bangun tidur. Biasanya, orang yang mengidap meningitis, akan merasakan kaku pada lehernya sehingga menyulitkannya saat melakukan peregangan. Kaku pada leher menyulitkan penderita untuk menoleh, bahkan dapat pula menimbulkan rasa nyeri yang menjalar pada punggung dan kepala.

  1. Sensitif Dengan Cahaya (Photophobia)

Salah satu cara mudah untuk mengetahui seseorang menderita meningitis, ialah apabila penderita mengalami silau pada saat melihat cahaya. Penderita meningitis sering kali menyipitkan matanya ketika melihat sedikit saja cahaya, baik cahaya matahari maupun lampu.

  1. Merasa Kebingungan

Sulit berkonsentrasi dan sering merasa bingung juga kerap di indetikan dengan penderita meningitis. Infeksi yang menyerang selaput otak mengakibatkan berkurangnya konsentrasi dan sering merasa bingung pada penderita.

Selain gejala – gejala diatas, terdapat beberapa gejala umum lainnya yang sering dirasakan penderita meningitis. Seperti, sakit kepala yang berlebihan dan sering mengalami pingsan serta timbul bintik – bintik merah pada lapisan kulit. Jika sudah sampai muncul  bintik – bintik patut anda waspadai, kemungkinan telah terjadi kerusakan organ dan saraf di otak pada penderita meningitis.

Selain karena virus, peradangan pada selaput otak juga bisa disebabkan oleh bakteri maupun jamur. Dimana bakteri menyebar melalui sistem pernapasan dan masuk melalui tenggorokan. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, sebaiknya kita senantiasa menjaga kebersihan, baik pada tubuh maupun lingkungan sekitar kita. Dan tidak lupa memberikan vaksin atau imunisasi kepada buah hati anda guna terhindar dari berbagai macam penyakit.

Leave a Reply